dalam hati aku mengerang
mengapa semua ini tertumpuk begitu saja?
mengapa semua ini menjejal tiba-tiba?
ya
aku prokrastinator alasannya
karena semua yang ada
takkan mau bersusah payah
karena itulah
aku berlari sendiri tanpa arah
mendekati garis darah
menuntaskan pekerjaan yang harusnya kami gotong
harusnya kami gotong
entahlah
apakah aku orang lemah
atau orang yang kalah
karena selalu bersalah menentukan mereka yang mengalah
menyerah sebelum perang
entahlah kakak
jiwa ini ternyata goyah
akan alasan-alasan yang payah
No comments:
Post a Comment